Humor

Seri Bob dan Budi: Susi Si Anak Kota Pulang Kampung

Bob mengembek ketíka Budi mengajaknya main kerumah Susi anak kota yang sedang pulang ke kampung halaman, artinya Bob setuju. Lagipula kapan Bob menolak ajakan Budi.

“Hallo Susi, main yuk!” Ajak Budi, Bob mengembek lagi.

“Kemana?” Tanya Susi.

“Ke sawah” Jawab Budi.

“Ayooo!” Mereka bertiga berlarian ceria.

Hari yang panas tak berarti, sebab Budi senang bisa ajak Susi bermain. Kalau di sekolah SD gak sebebas di sawah. Bob ikut-ikutan senang juga. Mereka berlari-lari di pematang, Bob yang memiliki kaki empat kadang-kadang hampir jatuh. Sawah ini becek, becek, becek dan tentu gak ada ojek.

Angin membuat rambut Susi yang panjang itu berkibar persis bendera ditiup angin; Budi menyukai adegan per-adegan Susi dalam frame kotak-kotak (emangnya ini komik?!). Adegan apapun dalam gerakan Susi saat dia ceria, Budi kelihatan takjub. Bob gak pernah paham, itu karena Bob adalah seekor kambing. Budi tentu senang, artinya ia gak punya rival.

“Ayahku di kota, udaranya gak sebaik ini” kata Susi.

“Seperti apa?”, Budi anak sawah, gak tau apa-apa mengenai kota, tapi ia pernah dengar.

“Di kota banyak orang, kendaraan dan bangunan, disana ramai”. Susi cerita sambil mencoba meniru Budi yang sedang membuat wayang-wayangan dari jerami.

“Wow, Bob nanti aku ajak kamu ke kota”. Kata Budi sambil mengusap-usap bulu-bulu Bob, yang, Susi merasa sangat jijik karena baunya persis di tukang sate.

“Kamu mau pergi ke kota juga!?” Seru Susi.

“Ngg… maksudku mungkin aku mau ke kota, tapi entahlah..”,Budi gak tau untuk apa ia pergi ke kota.

“Oya, mungkin sekedar jalan-jalan saja, ya! Jalan-jalan!, asyiik!” ternyata Budi dapat ide jalan-jalan. Susi ketawa. Waw… Susi sangat lucu dan kanak-kanak. Sekalipun Susi mempesonakan bagi Budi, Bob karena ia seekor kambing ia gak terlalu peduli. Tapi Bob tau bahwa Budi sedang sangat senang. Sebagai seorang anak sawah, Budi tau kini, ia berkeinginan untuk pergi ke kota.

Maka sejak hari itu ia punya cita-cita. “Yes!” Budi girang. Budi akan bawa Bob menemui orang-orang di kota, kata Susi disana banyak orang. Ia mau perkenalkan Bob pada banyak orang. Susi cuma ketawa. Malam ketika Budi tidur, ia bermimpi tentang bangunan-bangunan menumpuk dan orang-orang yang sama-sama menumpuk. Sebuah pemandangan ajaib tentang kota. Persis seperti yang Susi ceritakan.

To Top