Kawat

Lihat Capetown! Keseriusan Afrika Selatan Jadi Episentrum Seni Rupa Dunia

Seiring berkembangnya seni rupa kontemporer yang menghadirkan isu-isu aktual dalam pameran, Afrika Selatan merupakan kawasan potensial yang patut dipertimbangkan. Asumsi ini antara lain didukung dengan pembangunan institusi seni terbaru di Afrika Selatan bernama Zaitz MOCAA. Dilansir dalam Art Times South Africa, Zeitz Museum of Contemporary Art Africa (Zeitz MOCAA) di Capetown, Ibu kota Afrika Selatan, akan diresmikan pada tahun 2017.

Zeitz Museum dirancang sebagai salah satu institusi kultural non-profit yang berdedikasi dalam memamerkan dan mengoleksi seni kontemporer karya seniman-seniman Afrika Selatan beserta diasporanya. Museum ini diharapkan mampu membangkitkan semangat paguyuban antar seniman dan seniman-kolektor di Afrika Selatan, juga mempertahankan diversitas topik dari seni kontemporer Afrika Selatan dalam diskursus seni kontemporer global.

Pemandanagn kota Capetown

Pembangunan Zeit Museum merupakan salah satu pembangunan yang ambisius untuk mencetak Afrika Selatan sebagai salah satu destinasi kultural utama di kontinen Afrika. Dibangun oleh arsitek inggris Thomas Heatherwick, proyek yang berlangsung empat tahun ini akan menghasilkan galeri seni setinggi sembilan lantai dan luas area mencapai 6000 meter persegi dengan tambahan 3500 meter persegi untuk pameran site specific. Lebih lanjut museum ini akan membuka kesempatan seluas-luasnya untuk setiap pameran, yang berarti tidak ada karya yang akan ditolak oleh Zeitz.

Melihat agenda dan visi yang dibawakan, Zeitz MOCAA mempunyai harapan tinggi dalam pembangunannya. Museum ini diharapkan dapat sejajar dan bersaing dengan museum-museum ternama seperti Museum MOMA dari New York, Amerika Serikat dan Museum Tate London dari Inggris. Melalui pembangunan Zeitz, Bloomberg memprediksi bahwa Capetown akan menjadi salah satu destinasi seni yang akan dikunjungi pada tahun 2017.

Pembangunan dari Zeitz juga melengkapi pembangunan kultural di Afrika Selatan, dan memempatkan kota ini sebagai penyeimbang Johanessburg yang merupakan pusat dari karya dengan aliran street art avant-garde. Zeitz menawarkan representasi seni rupa yang lebih “Barat” dibandingkan Johannesburg dan dengan itu memperkaya lanskap budaya Afrika Selatan.

Interior Zeit MOCCA

Pembangunan Zeitz Museum juga diharapkan menjadi momentum bagi perkembangan seni rupa Afrika Selatan. Pada akhir tahun 1970an, adalah South Africa’s Standard Bank Corporate Art Collection yang membantu seniman Afrika Selatan mempromosikan karyanya. Salah satu seniman yang dipromosikan oleh museum tersebut adalah Irma Stern, seniman termahal di Afrika Selatan yang sangat populer sekitar tahun 1990an.

Dengan dibangunnya Zeitz Museum, museum ini diharapkan akan melakukan hal yang sama seperti Standard Bank, yakni mempromosikan dan memperkuat relasi seniman-seniman kontemporer Afrika Selatan. Dengan diberlakukannya pembukaan Zeitz Museum sebagai momentumnya, maka akan tercipta relasi yang kuat antara institusi kultural dan kolektor seni Afrika Selatan yang berimplikasi pada penguatan potensi seniman lokal.

Capetown Art Fair

Semakin naiknya preferansi kolektor terhadap seni kontemporer Afrika Selatan dan populernya seni kontemporer Afrika Selatan di level global (dibuktikan dengan pameran fotografi kontemporer Afrika Selatan yang dilaksanakan secara tahunan di New York), juga semakin berkembangnya Capetown Art Fair yang pada awalnya berlangsung di Waterfront, sebuah kota destinasi turis yang terletak dekat dengan Table Bay Harbour, ke Cape Town International Covention Center menunjukkan perkembangan sehat dari seni rupa Afrika Selatan.

Sebagaimana dilansir Apollo Magazine, Capetown Art Fair yang senantiasa aktif dalam mengenalkan tren baru seni rupa Afrika Selatan dengan para kolektor. Dan yang terpenting kota ini mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi dan mempertahankan stabilitas politik yang relatif baik guna menyokong perkembangan seni rupa negeri itu, terlebih dengan adanya Zeitz MOCAA. Zeitz dinilai tidak hanya menguntungkan secara domestik namun juga secara internasional. Dengan dibangunnya Zeitz MOCAA, audiens yang menikmati seni kontemporer di Afrika Selatan akan semakin luas di masa depan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

To Top