Humor

Konyol dan Gila: Mengintip Rudal Trump ke Suriah Lewat Kartun

Bukan Donald Trump kalau tidak membuat kejutan. Setelah mebekukan para imigran dan pekerja dari negara-negara Muslim pada 100 hari pertamanya sebagai Presiden AS, Trump membuat keputusan yang membuat dunia terpana: pada Kamis (6/4) malam, Trump meluncurkan 59 rudal jelajah Tomahawk ke lapangan udara militer Suriah di Ash Sha’irat, dekat Homs. Kata Trump, rudal-rudal itu merupakan respons atas dugaan penggunaan senjata kimia di Idlib pada Selasa (4/4), yang dituduhkan Washington kepada Damaskus.

Keputusan penyerangan tersebut diambil oleh Trump sebelum ada investigasi lebih lanjut oleh tim internasional tentang pihak mana sebenarnya yang menggunakan senjata kimia di Suriah. Trump merasa “iba” melihat foto-foto korban serangan bom kimia yang disodorkan oleh stafnya dan segera melakukan balasan terhadap pihak yang diduga melakukanya, yaitu Bashar Al-Assad. Ini bukan kali pertama AS melakukan serangan secara sepihak. Dunia belum lupa dalih mantan Presiden Bush menginvasi Baghdad, yaitu karena di Irak terdapat senjata biologi. Dalih itu kemudian terbukti dusta belaka. Adakah Trump tak beda dari Bush?

David Fitzsimmons / Arizona Star

Trump mengambil keputusan tersebut di sela-sela pertemuan dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Ada dugaan bahwa serangan tersebut dilakukan sebagai sinyal kepada Tiongkok bahwa AS bisa melakukan serangan militer untuk membela kepentinggannya, baik terkait masalah Korea Utara, bantuan militer ke Taiwan, sengketa di Laut Cina Selatan (LSC), maupun di Suriah di mana militer Tiongkok telah hadir di sana meski tanpa liputan luas. Anggaplah itu adalah cara Trump bilang ke Jinping: jangan macam-macam lu sama gue…

Tom Janssen / The Netherlands

Motif lain dari serangan tersebut adalah untuk menunjukkan bahwa Trump adalah seorang presiden yang kuat. Ia ingin melepas citra sebagai “presiden buatan Putin” mengingat kemenangannya banyak di asosiasikan dengan dukungan Rusia selama masa kampanye. Dengan menyerang Assad yang adalah koleka Putin, Trump seakan sedang bicara pada dunia:gua punya sikap sendiri bro, liat nih keputusan gue biar kalian semua tau dan percaya…

Daya kejut dari keputusan Trump tersebut cukup besar. Tapi, biaya yang harus dibayar juga cukup mahal: Rusia memutuskan MoU terkait koordinasi penerbangan di angkasa Suriah, sehingga sewaktu-waktu bisa menembak pesawat dan rudal AS dengan sistem pertahanan udaranya yang berlapis, yaitu Pantsir, S300 dan S400 yang digdaya itu. Adakah Trump tidak mempertimbangkan hal itu? Bukan Trump kalau tidak suka membuat kejutan, meski terkesan eksentrik, konyol, berani dan gila. Tapi ingat, walau bagaimana pun dia adalah Presiden AS.

To Top